Arch Linux merupakan salah satu distro Linux yang cukup populer. Meskipun tidak sepopuler Debian, Ubuntu, Linux Mint dan turunannya, Arch Linux populer karena kesederhanaannya, bahkan pada website resminya, Arch Linux tetap berusaha menjadi sederhana.
Jurnal Linuxku: lebih mudah ganti repository Noble Numbat
Pada waktu itu, salah satu peneliti di pusat studi tempat saya mengerjakan tesis. Ada seorang mahasiswa doktoral yang merasa kapok menggunakan WSL (Windows Subsystem for Linux). Dia berkata padaku, "Kapan ada waktu? Saya minta tolong untuk diinstallkan Ubuntu." Jawabku kepadanya, "Harus hari ini, kah? Mendadak banget, pak. Saya tidak bawa flashdisk berisi installer." Dia menginginkan untuk secepatnya diinstallkan Ubuntu. Dia ingin penelitiannya segera selesai. Saya mengatakan, "Ini memerlukan flashdisk kosong dan file *.iso Ubuntu." Saya mengira, dia tidak memiliki salah satu dari kedua benda yang saya sebutkan itu, namun dia telah memilikinya.
Written Desember 29, 2024 by Alberto Krishna Ksatria Winning Kusuma
Jurnal Linuxku, Ubuntu No commentsJurnal Linuxku: Running banyak file input ORCA dengan skrip bash
Mungkin sebagai awal aku akan menceritakan latar belakangnya. Jadi aku ikut membantu project yang berhubungan dengan penelitian salah seorang temanku. Temanku ini meneliti di laboratorium eksperimen, nah.., aku mengerjakan bagian komputasinya. Belakangan memang penelitian itu saling dikomparasi antara penelitian eksperimen dengan penelitian komputasi atau teoretis. Penelitian model seperti ini bisa menguntungkan baik bagi peneliti eksperimen maupun peneliti teoretis.
Written November 21, 2024 by Alberto Krishna Ksatria Winning Kusuma
Jurnal Linuxku, kimia komputasi, Note No commentsJurnal Linuxku: Bootloader pada Arch Linux, Sebuah Pengalaman Pribadi
Sepanjang kuliah magister ini, aku mendapatkan banyak pengalaman yang berharga dan menurutku; semakin mengasah kemampuan dan keahlian yang aku punya. Meskipun aku menjalankannya sebagai hobi saja. Apakah itu? Ya, benar. Hobi otak-atik komputer dan Linux.
Written Agustus 05, 2024 by Alberto Krishna Ksatria Winning Kusuma
Jurnal Linuxku, Linux No commentsJurnal Linuxku: file .bashrc tiba-tiba hilang
Sesuai dengan judulnya, ya. Ini kejadian yang mengagetkan sebenarnya. Satu komputer di tempat kami digunakan dua orang dengan masing-masing akunnya. Salah satu orang itu paham linux dan diberikan akun superuser. Sayangnya, orang itu jarang pakai; bahkan sampai file .bashrc-nya hilang.
Written Mei 23, 2024 by Alberto Krishna Ksatria Winning Kusuma
Jurnal Linuxku, Linux, Ubuntu No commentsJurnal Linuxku: Karakter khusus, format subscript dan superscript pada xmgrace
Pada saat ini, aku sedang menulis tesis. Seperti karya ilmiah pada umumnya, ada proses olah data dan penyajian data. Banyak software yang dapat dipakai untuk olah maupun penyajian data. Aku memilih menggunakan xmgrace, sebab hasil yang diberikan baik dan tampak seperti pada artikel-artikel ilmiah yang terindeks Scopus.
Written Mei 09, 2024 by Alberto Krishna Ksatria Winning Kusuma
Jurnal Linuxku, Linux, xmgrace No commentsJurnal Linuxku: Miniconda3 dengan simbolic links between file
Sudah lama tidak update di sini. Jadi ceritanya, saya memang sedang penelitian komputasi. Seperti yang telah diketahui bersama, kalau software komputasi itu memerlukan paket-paket atau lingkungan tertentu agar dapat berjalan dengan baik.
Written Oktober 04, 2023 by Alberto Krishna Ksatria Winning Kusuma
dftb+, Jurnal Linuxku, Linux No commentsJurnal Linuxku: Mengubah file sources.list
Hello, guys! Kali ini, saya akan membahas tentang cara mengubah file sources.list. Ini merupakan lanjutan dari post kemarin, yaitu tentang repository Ubuntu. Sebenarnya ini adalah tulisan yang sudah umum, bahkan bisa juga dicari di blog/website lain. Kali ini akan saya jelaskan untuk Ubuntu.
Written Januari 11, 2022 by Alberto Krishna Ksatria Winning Kusuma
Jurnal Linuxku, Linux, Ubuntu 1 commentJurnal Linuxku: Update Repositori Lokal Ubuntu
Ubuntu belakangan ini mengeluarkan upgrade terbarunya sesuai dengan tradisi setiap bulan oktober dan april, dengan codename Impish Indri. Seperti nama orang, ya? Ini membuat saya penasaran, terutama dengan repository Ubuntu yang ada di Indonesia. Mengapa demikian?
Written Desember 14, 2021 by Alberto Krishna Ksatria Winning Kusuma
Jurnal Linuxku, Linux, Ubuntu No commentsJurnal Linuxku: Kendala Suara pada Focal Fossa (Ubuntu 20.04)
Written Mei 19, 2020 by Alberto Krishna Ksatria Winning Kusuma
Jurnal Linuxku, Linux, Ubuntu No comments