Tampilkan postingan dengan label uncategorized. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label uncategorized. Tampilkan semua postingan

Oktober 28, 1928

Pagi yang cerah itu, membangunkanku. Aku tidak melihat kejadian yang berarti bagiku. Waktu itu aku memang belum ada dan hadir di sini.
Sejak kemarin di Jakarta bersama organisasi pemuda di Indonesia semua berkumpul untuk satu komitmen. Komitmen untuk Indonesia Merdeka. Langkah ini adalah langkah untuk lebih menggalang persatuan dan kesatuan bangsa.
Hari minggu itu, adalah waktu bagi umat Kristiani ke gereja, untuk bersyukur. Namun hari itu, tidak hanya umat Kristiani saja yang bersyukur, namun juga bangsa ini. Janji komitmennya yang mengguncang dunia:
Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.


Mari kita bangun kembali komitmen nasional.

Demokrasi Pancasila

Demokrasi Pancasila adalah
Demokrasi yang bersumber pada Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan yang dijiwai oleh sila-sila Pancasila
Prof.DR.Drs. Notonegoro,S.H.


Yang lain lagi berkata bahwa:
Demokrasi Pancasila adalah Demokrasi yang berazaskan Pancasila
Alberto Krishna Winning Kusuma
(Penulis)

Menurut Prof. S. Pamuji, Demokrasi Pancasila terbagi atas 6 Aspek:
  • Aspek Formal
  • Mengandung persoalan dan cara rakyat menunjuk perwakilannya dalam badan perwakilan rakyatdan pemerintahan
  • Aspek Material
  • Gambaran manusia serta mengakui harkat dan martabat manusia
  • Aspek Normatif
  • Seperangkat kaidah yang membimbing dan menjadi kriteria pencapaian tujuan
  • Aspek Optatif
  • Mengetengahkan tujuan/keinginan yang akan dicapai
  • Aspek Organisasi
  • Mempersoalkan organisasi sebagai wadah pelaksanaan demokrasi Pancasila
  • Aspek Kejiwaan
  • Menjadikan semangat para penyelenggara negara dan pemimpin pemerintahan

Rindu

Lama juga sudah tidak kelola blog ini. Iya, bingung nih mau isi apa. Sebenarnya sih banyak hal yang mau aku tulis, tapi bingung mulai dari mana.

Yah..., mungkin hal baru dalam di sini.
Aku hanya bisa nge-post ini

/*jangan laporkan om Google y. klo q nyampah. hhehehe*/