Inilah post pertama tahun 2026 di blog ini. Aku belum sempat untuk membuat
catatan akhir tahun 2025, sama seperti teman-teman yang lain yang membuat
rekap atau kaleidoskop a la mereka di akun sosial media mereka masing-masing.
Aku belum membuatnya, karena aku sedang dalam kondisi persiapan total untuk
proposalku yang akan aku ajukan untuk beasiswa doktoralku. Pengaturan jadwal
dan prioritas menjadi tantangan tersendiri. Selain itu, jam tidurku yang tidak
sampai 8 jam membuatku bersin-bersin, ketika menulis ini. Ini bahaya. Aku
merasa aku gak boleh sakit dulu, sebelum semua selesai dan beres.
OK, langsung saja. Sore itu, sehari setelah Hari Raya Natal menurut kalender
Julian, kawanku memintaku untuk mengubah data potensi yang ditulis dalam
format Microsoft Word (*.docx), ke dalam format Microsoft Excel (*.xlsx).
Karena menurutku mudah, lantas aku kerjakan secepatnya. Nah..., masalahnya
adalah filenya tidak dalam bentuk tabel. Jadi, bentuknya form satu per satu
gitu. Wah..., capek banget copy dan paste satu per satu ke Microsoft
Excel-nya. Akhirnya aku menemukan ide.
Idenya adalah menyalin isi file data potensi itu ke gedit, lalu mengeditnya
menjadi format csv yang fleksibel. Fleksibel dalam arti bisa diubah-ubah
menjadi format apapun yang berkaitan dengan data, diimpor ke manapun dan
dipindahkan dengan sistem operasi yang beda-beda (cross-platform).
Untukmu yang belum tahu format file csv, penjelasan sederhananya adalah tabel
yang dipisahkan oleh koma atau tanda lain. Tanda-tanda lain yang umum dipakai
selain koma adalah semikolon (titik koma), spasi atau tab. Biasanya, baris
pertama merupakan header atau nama kolom untuk tabel, meskipun tidak semua
tabel memiliki header.
Sebetulnya, masalah tidak secara otomatis selesai. Masalah berikutnya adalah
proses untuk pembentukan file *.csv itu. Cukup lelah ternyata, kalau kita
menghapus satu per satu dari bagian yang tidak diperlukan dan melakukan
tindakan yang berulang-ulang; apalagi datanya cukup banyak. Selain itu, selama
proses pembentukan file *.csv itu diperlukan penghilangan baris atau penyatuan
baris untuk membuat data yang padu. Sebagai alternatif dari gedit sebagai
editor teks adalah vim.
Vim merupakan salah satu editor teks berbasis terminal atau linux command
line, sama seperti nano. Perbedaan antara vim dan nano adalah klaim dari vim
yang lebih efisien. Apakah benar? Mungkin, pengalamanku ini dapat membuktikan
bahwa vim merupakan software yang efisien.
Jadi, dalam menyusun daftar itu, aku perlu untuk menghapus beberapa karakter
dan baris. Selain itu, kadang kala kita perlu menuju ke akhir dari baris. Lalu
bagaimana caranya?
Kita misalkan dalam wordnya seperti ini:
Nama : seseorang
Jenis kelamin : laki-laki
Alamat : Jalan sana-sini 80 kota mana
Aku mencontohkan satu saja. Data yang banyak itu dikopi ke teks editor, disimpan dalam format *.csv. Kita buka terminal dan membukanya dalam vim. Selanjutnya, kita buat kolom-kolom yang kita butuhkan.
"nama","jenis kelamin","alamat"
Nama : seseorang
Jenis kelamin : laki-laki
Alamat : Jalan sana-sini 80 kota mana
Berikutnya, kita tinggal sesuaikan. Caranya adalah letakkan kursor pada bagian depan baris "Nama : seseorang", kemudian hapus kata "Nama :". Caranya dalam kondisi normal, ketik: "d6l". Ketikkan tanpa tanda petik. Maksud dari ketikan itu adalah:
- "d" itu perintah untuk menghapus,
- angka 6 itu banyaknya karakter yang akan dihapus,
- l merupakan arah ke sebelah kanan kursor.
Nah.., setelah diketikan itu, maka
"nama","jenis kelamin","alamat"
seseorang
Jenis kelamin : laki-laki
Alamat : Jalan sana-sini 80 kota mana
Setelah itu, kita perlu menyatukan semua barisnya per data. Kalau kita menghapusnya satu per satu, tindakan itu sangat melelahkan. Kita menggunakan fitur yang ada pada vim untuk menyatukan baris-baris pada data itu. Cara menggunakan fitur itu seperti ini.
- Letakkan pada baris pertama yang akan disatukan barisnya.
- Pada kondisi normal, ketikkan huruf J (kapital J) atau tekan tombol shift + j.
- Efek dari shift + j, akan menyatukan dua baris dengan spasi di depan baris keduanya.
- Jika tidak ingin ada spasi di depannya, maka kita dapat mengetikkan g sebelum menekan shift + j.
Setelah urutan itu diterapkan, maka akan muncul perubahan seperti ini.
"nama","jenis kelamin","alamat"
seseorangJenis kelamin : laki-laki
Alamat : Jalan sana-sini 80 kota mana
Cara yang sama juga digunakan untuk menghapus kata "Jenis kelamin" dan "Alamat". Cara ini diulang hingga akhir data yang dipunyai. Saat ini, kemungkinan ada cara lain menggunakan skrip python untuk menyelesaikan permasalahan ini dan saya belum menemukannya. Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, terima kasih sudah membaca sampai habis semoga berguna ya.